KUBU RAYA,- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyalurkan sebanyak 23 ekor sapi kurban dan belasan ekor kambing pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus semangat gotong royong yang dibangun bersama jajaran pemerintah daerah dan aparatur sipil negara (ASN).

Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan, sebagian besar hewan kurban yang disalurkan tahun ini berasal dari partisipasi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di kalangan aparatur pemerintah.

“Alhamdulillah tahun ini Pemkab Kubu Raya dapat menyalurkan 23 ekor sapi dan belasan kambing kepada masyarakat. Ini merupakan bentuk nyata kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujarnya saat meninjau pemotongan hewan kurban di Halaman Masjid Al-Isro Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan, dari total 23 ekor sapi yang disalurkan, satu ekor merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia, sementara satu ekor lainnya berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Selain itu, lima ekor sapi merupakan hewan kurban pribadi Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya. Adapun 16 ekor sapi lainnya berasal dari hasil gotong royong ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Menurut Sujiwo, kontribusi ASN dilakukan secara sukarela melalui berbagai skema kebersamaan, mulai dari arisan kurban hingga penyisihan sebagian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Ia menilai semangat berbagi yang ditunjukkan ASN menjadi bukti bahwa nilai kepedulian sosial dan budaya gotong royong masih tumbuh kuat di lingkungan pemerintahan.

“Yang paling membanggakan, 16 sapi tersebut murni hasil gotong royong ASN. Ada yang mengikuti arisan kurban dan ada juga yang dengan sukarela menyisihkan sebagian TPP untuk berbagi kepada masyarakat,” katanya.

Hewan-hewan kurban tersebut telah didistribusikan ke sembilan kecamatan di Kabupaten Kubu Raya. Pemerintah daerah memprioritaskan wilayah-wilayah yang minim penerimaan hewan kurban agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Sujiwo mengatakan momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, semangat berkurban mengajarkan pentingnya saling membantu, berbagi kebahagiaan, dan mempererat solidaritas sosial, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini bukan hanya soal penyembelihan hewan kurban, tetapi bagaimana kita menjaga rasa kebersamaan dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Ia berharap tradisi gotong royong dan kepedulian sosial yang terbangun melalui momentum Iduladha dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya positif di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat luas.

Selain memperkuat solidaritas sosial, kegiatan kurban juga diharapkan mampu meningkatkan rasa syukur serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Pemkab Kubu Raya berkomitmen terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

Melalui penyaluran hewan kurban tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat merasakan kebahagiaan Iduladha secara merata sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Iklan