Hujan Tak Surutkan Semangat Warga, Pawai Obor Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Desa Sungai Bundung Laut
MEMPAWAH – Semangat masyarakat Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah patut diapresiasi. Meski sempat diguyur hujan, ratusan warga tetap antusias mengikuti pawai obor yang menjadi tradisi tahunan desa tersebut, Senin malam (15/6/2026).
Pawai obor yang digelar atas kolaborasi Bundung Islamic Generation (BIG), Panitia Hari Besar Islam (PHBI), dan Pemerintah Desa Sungai Bundung Laut ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan peringatan Tahun Baru Islam yang berlangsung selama enam hari.
Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai RW telah mempersiapkan diri untuk mengikuti pawai. Dengan membawa lebih dari 100 obor yang menyala, peserta berjalan menyusuri jalan-jalan desa menuju halaman Kantor Desa Sungai Bundung Laut yang telah disiapkan sebagai pusat kegiatan.
Meski cuaca kurang bersahabat dan hujan sempat mengguyur kawasan desa, semangat warga tidak surut. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tetap berpartisipasi dengan penuh kegembiraan, menciptakan suasana yang khidmat sekaligus meriah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Sungai Kunyit, Kepala KUA Sungai Kunyit, Kapolsek Sungai Kunyit, Danramil Sungai Kunyit, Ketua BPD Sungai Bundung Laut, Kepala Desa Sungai Bundung Laut H. Rusdiono, Ketua PHBI Kasyful Anwar, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Ketua Panitia Peringatan 1 Muharram 1448 H, Mustakhisul Akbar, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini diikuti oleh 140 peserta, terdiri dari 66 peserta laki-laki dan 74 peserta perempuan.
Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam, di antaranya lomba adzan, lomba tartil putra dan putri kategori 1 dan 2, lomba fashion show Islami putra-putri, serta cabang baru berupa lomba cerdas cermat tingkat SD/MI.
“Kegiatan pawai obor ini merupakan kegiatan pembuka dari seluruh rangkaian acara. Saya pribadi mengucapkan ribuan terima kasih kepada para donatur dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik,” ujar Mustakhisul Akbar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sungai Bundung Laut yang telah memberikan fasilitas dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, serta kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya acara.
Keberhasilan kegiatan ini juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dan para donatur, di antaranya PELINDO, SPPG Sungai Bundung Laut, Pemerintah Desa Sungai Bundung Laut, PT URA, Ermin Elviani, Muhammad Kaut, PT Takus, PT JUS, Koperasi 3D, Ketua Koperasi Desa Merah Putih, PT WIKA, PT Antariksa, PT RPN, dan Om Birin.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Bundung Laut, H. Rusdiono, dalam sambutannya mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri.
Menurutnya, pergantian tahun hijriah bukan sekadar seremoni, melainkan kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama setahun terakhir dan menyusun rencana kebaikan pada tahun yang akan datang.
“Bulan Muharram merupakan bulan yang dimuliakan Allah SWT, bahkan dikenal sebagai Syahrullah atau Bulan Allah. Oleh karena itu, mari kita perbanyak amal saleh seperti puasa sunnah, bersedekah, membaca Al-Qur’an, serta mendidik anak-anak kita dengan nilai-nilai keislaman agar menjadi generasi yang berakhlak mulia,” pesan H. Rusdiono.
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Desa Sungai Bundung Laut tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun desa yang religius dan harmonis.
Dengan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, perayaan Tahun Baru Islam di Desa Sungai Bundung Laut kembali membuktikan bahwa tradisi keagamaan yang diwariskan dari generasi ke generasi tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat. (RF)




