Adu Banteng Dua Truk di Depan Makam Batulayang, Sopir dan Kenek Selamat Meski Alami Luka-luka
PONTIANAK – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk dan satu mobil minibus terjadi di depan Gerbang Makam Batulayang, Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Jumat (5/6/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.21 WIB itu sempat menghebohkan pengguna jalan lantaran benturan keras menyebabkan kedua truk mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Kapolsek Pontianak Utara, Kompol I Made Aris Candra Putra, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, insiden bermula saat truk roda enam yang dikemudikan Nazirin (25) melaju dari arah Wajok menuju Kota Pontianak.
Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang sebuah truk Fuso yang dikemudikan Rudiansyah (32). Diduga kedua kendaraan besar tersebut bertabrakan secara frontal atau adu banteng.
“Menurut keterangan saksi, kedua truk yang datang dari arah berlawanan terlibat tabrakan frontal,” ujar Aris.
Akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sopir dan kenek salah satu truk dilaporkan selamat, namun mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban mengalami luka cukup serius dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” jelasnya.
Selain dua truk, sebuah mobil minibus yang dikemudikan Bambang Kurniawan (28) turut terlibat dalam kecelakaan. Mobil tersebut mengalami kerusakan pada bagian bemper kanan setelah tidak sempat menghindari kendaraan di depannya yang bertabrakan.
“Saat kejadian posisi minibus berada di belakang truk dan pengemudi tidak sempat menghindar,” tambah Aris.
Beruntung, pengemudi minibus tidak mengalami luka-luka.
Usai kejadian, petugas kepolisian melakukan evakuasi kendaraan dan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Seluruh kendaraan yang terlibat kini telah diamankan di Unit Laka Lantas Polresta Pontianak guna proses penyelidikan lebih lanjut.
penulis : RM





