Kabur ke Kampung Beting, Pelaku Curanmor di Sekadau Akhirnya Ditangkap Tim Resmob Polda Kalbar
PONTIANAK – Tim 2 Resmob atau Unit Reaksi Cepat (URC) Ditreskrimum Polda Kalimantan Barat berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di Kabupaten Sekadau. Seorang pelaku berinisial MIRWANDI berhasil diamankan kurang dari 1×24 jam setelah aksi pencurian dilaporkan.
Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Dusun Sungai Kunyit, RT 001/RW 004, Desa Sungai Kunyit, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau.
Korban yang saat itu sedang bekerja menerima telepon dari atasannya yang memberitahukan bahwa sepeda motor diduga miliknya telah hilang. Saat korban mendatangi lokasi, benar saja sepeda motor jenis Kawasaki KLX 150 CC warna hitam bernomor polisi KB 4679 RW sudah tidak berada di tempat.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp17,5 juta dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim 2 Resmob Polda Kalbar langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil olah informasi dan keterangan sejumlah saksi, petugas mengidentifikasi pelaku sebagai MIRWANDI.
Dalam proses penyelidikan, polisi memperoleh informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di kawasan Kampung Beting, Tanjung Raya I, Pontianak Timur. Tim kemudian melakukan penyisiran hingga akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan pelaku.
Saat diinterogasi, MIRWANDI mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor tersebut bersama seorang rekannya yang berinisial DANI. Setelah diamankan, pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Sekadau untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Kalbar, Ipda Tri Satrio Sulistomo, mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat tim di lapangan yang didukung informasi dari masyarakat.
“Kurang dari 1×24 jam setelah laporan diterima, pelaku berhasil kami amankan. Ini merupakan hasil kerja cepat tim di lapangan serta dukungan informasi dari masyarakat,” ujar Ipda Tri Satrio Sulistomo.
Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk memburu seorang pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
“Pelaku mengakui tidak beraksi seorang diri. Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk mencari rekan pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi,” pungkasnya. (rf)





