Jelang Robo-Robo 2026, 36 Pusaka Kerajaan Amantubillah Mempawah Jalani Ritual Pencucian
MEMPAWAH — Ritual pencucian pusaka Kerajaan Istana Amantubillah Mempawah digelar di kawasan Benteng Kota Batu, Kelurahan Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Tradisi Robo-Robo Tahun 2026 yang rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pelestarian tradisi dan budaya Kerajaan Mempawah.
Ritual dimulai sekitar pukul 15.45 WIB dan disaksikan langsung oleh PYAM Raja Mempawah XIV Muhammad Hafidz Adinugraha, S.T., bersama keluarga besar Keraton Amantubillah Mempawah.
Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar dari SMAN 2, SMPN 1 dan MTs di wilayah Mempawah, serta sekitar 150 tamu undangan turut menyaksikan prosesi tersebut.
Dalam ritual tersebut, sebanyak 36 benda pusaka kerajaan menjalani prosesi pencucian. Pusaka yang dibersihkan terdiri dari dua meriam Sigondah, 25 keris pusaka, lima badik pusaka dan empat tombak pusaka.
Kapolsek Mempawah Timur IPTU Imran, S.I.P., mengatakan kegiatan ritual pencucian pusaka merupakan bagian penting dari rangkaian Tradisi Robo-Robo yang tetap dijaga dan dilaksanakan oleh keluarga besar Istana Amantubillah Mempawah.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Tradisi Robo-Robo. Kami dari pihak kepolisian mendukung pelaksanaan kegiatan budaya seperti ini, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ujar IPTU Imran.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, pengamanan dilakukan oleh personel gabungan Polres Mempawah, Polsek Mempawah Timur dan Satpol PP Kabupaten Mempawah.
Sebanyak 60 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Pengamanan dipimpin Kabag Ren Polres Mempawah AKP Setyadi, S.Ak., M.Ak.
IPTU Imran menambahkan, pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada keluarga kerajaan, masyarakat, tamu undangan maupun para pelajar yang hadir menyaksikan prosesi ritual.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas dan menghormati seluruh rangkaian prosesi adat yang dilaksanakan,” katanya.
Ritual pencucian pusaka kerajaan berlangsung hingga sekitar pukul 17.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.
Rangkaian Tradisi Robo-Robo Tahun 2026 selanjutnya akan terus dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat serta berbagai unsur terkait sebagai upaya menjaga keberlangsungan tradisi budaya yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Mempawah. (rf)





