10 Tahun Tinggal di Desa Sungai Rasau Mempawah, Warga Akui Baru Tahun Ini Alami Kekeringan
MEMPAWAH – Dampak musim kemarau panjang mulai dirasakan warga Desa Sungai Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan air bersih, bahkan kondisi kekeringan tahun ini disebut menjadi pengalaman yang baru mereka rasakan setelah bertahun-tahun tinggal di wilayah tersebut.
Salah seorang warga RT 003/RW 002 Desa Sungai Rasau, Alex Misyanto, mengatakan dirinya telah tinggal di kawasan tersebut selama sekitar 10 tahun. Namun, selama kurun waktu tersebut, baru tahun ini ia mengalami kondisi kekeringan hingga membutuhkan bantuan air bersih.

Alex menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polsek Sungai Pinyuh, khususnya Bhabinkamtibmas, yang telah datang dan membagikan air bersih kepada masyarakat di lingkungannya.
“Terima kasih, Pak Babin Polsek Sungai Pinyuh, yang sudi membagikan air bersih di lingkungan kami di RT 03 ini,” ujar Alex.
Menurutnya, kondisi kekeringan yang terjadi tahun ini cukup berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Selama sepuluh tahun yang lalu saya tinggal di sini, baru kali ini mengalami kekeringan. Tahun ini baru mengalami kekeringan sekali,” katanya.
Bantuan air bersih yang diberikan Polsek Sungai Pinyuh pun dinilai sangat membantu masyarakat, terutama warga yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Alhamdulillah manfaatnya luar biasa dan terima kasih banyak sekali. Semoga sukses selalu,” ucap Alex.
Sebelumnya, Polsek Sungai Pinyuh menyalurkan sekitar 3.000 liter air bersih kepada warga RT 003/RW 002 Desa Sungai Rasau, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman rumah Bhabinkamtibmas Desa Sungai Rasau mulai pukul 17.30 WIB hingga 19.00 WIB. Penyaluran air dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sungai Rasau Brigpol Hafidz Awaludin, S.H., bersama tiga personel Polsek Sungai Pinyuh.
Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Agus Suryana, S.H., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kemarau dan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Menurut Agus, kepolisian akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kondisi yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Kami berupaya hadir membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air bersih. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga di tengah kondisi kemarau,” ujar Agus.
Kondisi yang disampaikan Alex menjadi gambaran bahwa dampak musim kemarau tahun ini mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Bagi warga yang telah bertahun-tahun tinggal di Desa Sungai Rasau, kekeringan yang terjadi menjadi situasi yang tidak biasa dan membutuhkan perhatian bersama. (rf)





