Bus Rombongan Hajatan Masuk Parit Abrasi di Sungai Kunyit, 25 Penumpang Selamat Tanpa Luka
MEMPAWAH – Sebuah bus Kapten dengan nomor polisi KB 7023 BM mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Desa Sungai Duri Dua, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Bus yang membawa rombongan warga usai menghadiri acara pernikahan itu keluar dari badan jalan sebelum akhirnya terperosok ke parit abrasi di sisi jalan. Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa mengalami korban jiwa maupun luka-luka.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, bus tersebut mengangkut sekitar 25 penumpang yang hendak kembali menuju Kabupaten Bengkayang melalui jalur Singkawang setelah menghadiri resepsi pernikahan di Kecamatan Sungai Kunyit.
Diduga, saat melintas di lokasi kejadian ban kendaraan mengalami slip sehingga pengemudi kehilangan kendali. Akibatnya, bus keluar dari badan jalan dan bagian depannya masuk ke parit abrasi pantai.
Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Lodrick Taliak Hungan, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, seluruh penumpang berhasil diselamatkan dan tidak ada korban dalam insiden itu.
“Bus tersebut mengangkut sekitar 25 penumpang yang baru pulang dari acara pernikahan. Saat melintas di Desa Sungai Duri Dua, kendaraan diduga mengalami slip sehingga keluar dari badan jalan dan bagian depan bus masuk ke parit abrasi. Syukurnya seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” ujar Iptu Lodrick.
Usai menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Sungai Kunyit bersama anggota Satlantas Polres Mempawah langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang, mengamankan lokasi kejadian, serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami perlambatan akibat proses evakuasi kendaraan.
“Anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan evakuasi terhadap penumpang, mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang, serta membuat laporan awal kejadian. Arus lalu lintas yang sempat tersendat kini sudah kembali normal,” katanya.
Sementara itu, dugaan awal penyebab kecelakaan mengarah pada hilangnya kendali kendaraan setelah ban mengalami slip hingga bus keluar dari badan jalan dan masuk ke parit.
Penanganan kasus kecelakaan tersebut kini telah dilimpahkan kepada Unit Satlantas Polres Mempawah untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti insiden.
“Perkara kecelakaan lalu lintas tunggal ini telah ditangani oleh Satlantas Polres Mempawah guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” pungkas Iptu Lodrick. (rf)





