Kemarau Melanda, PMI dan Karang Taruna Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Mempawah Hilir

Tim PMI, Karang Taruna, dan kepolisian bersama dalam pendistribusian bantuan air bersih kepada warga Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (3/9/2026). (Dok. Istimewa)

MEMPAWAH – Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Merespons kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Barat, PMI Kabupaten Mempawah bersama Karang Taruna Kabupaten Mempawah menyalurkan bantuan 10 ribu liter air bersih kepada masyarakat di dua titik, yakni Desa Malikian dan Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (3/9/2026).

Pendistribusian ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau yang berlangsung.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Mempawah, Dewo Dirgantara, mengatakan distribusi air bersih tersebut menyasar sejumlah desa yang mulai merasakan dampak kekeringan.

“Pembagian air bersih ini mengarah ke beberapa desa yang mulai hari ini sudah kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Faktor kemarau membuat warga kehabisan air bersih,” ujar Dewo.

Menurutnya, kebutuhan air bersih masyarakat saat ini cukup mendesak. Namun, dalam proses pendistribusiannya terdapat kendala, terutama terkait ketersediaan armada tangki air bersih.

“Kita juga terkendala oleh tangki air bersih yang agak sulit,” katanya.

Meski demikian, Karang Taruna bersama PMI dan pihak terkait tetap berupaya mendistribusikan bantuan secara bertahap ke wilayah yang membutuhkan.

Bentuk Kepedulian untuk Masyarakat

Ketua PMI Kabupaten Mempawah Arief Rinaldi, yang dalam kegiatan tersebut diwakili Aditiyo Nugroho, mengatakan pendistribusian air bersih merupakan bentuk respons PMI bersama berbagai pihak terhadap masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

“Pendistribusian air bersih ini merupakan bentuk kepedulian PMI bersama para pihak terhadap masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau,” ujar Aditiyo.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang saat ini mengalami keterbatasan air bersih.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang saat ini mengalami keterbatasan air bersih. PMI akan terus berupaya berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Warga Apresiasi Bantuan

Bantuan air bersih tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kepala Desa Malikian, Akhmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Provinsi Kalimantan Barat, PMI Kabupaten Mempawah, serta Karang Taruna Kabupaten Mempawah.

“Kami, masyarakat Desa Malikian, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PMI Provinsi Kalimantan Barat, PMI Kabupaten Mempawah, serta Karang Taruna Kabupaten Mempawah atas bantuan pendistribusian air bersih kepada masyarakat Desa Malikian,” ungkap Akhmad.

Ia menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat di tengah keterbatasan ketersediaan air bersih.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama di tengah keterbatasan ketersediaan air bersih yang saat ini dirasakan,” lanjutnya.

Hal senada disampaikan Sandi, warga Desa Pasir. Ia turut menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kemarau.

Dewo Dirgantara menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi untuk melihat kondisi desa-desa lain yang mulai mengalami kesulitan air bersih.

“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih. Kami juga akan terus melihat desa-desa mana yang membutuhkan untuk kemudian kita upayakan distribusinya,” jelas Dewo.

Ia berharap sinergi antara PMI, Karang Taruna, pemerintah daerah, kepolisian, serta berbagai pihak lainnya dapat terus diperkuat untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau.

Pendistribusian 10 ribu liter air bersih ke Desa Malikian dan Desa Pasir ini menjadi langkah awal dalam membantu warga yang mulai mengalami keterbatasan air. Bantuan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara bertahap apabila kondisi kemarau dan kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat. (rf)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan