Muhammad Farizi Terpilih Aklamasi Pimpin Karang Taruna Kalbar, Siap Perkuat Organisasi hingga Tingkat Desa

Muhammad Farizi (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat dalam Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalbar yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Pontianak, Minggu (12/7/2026). (Dok. Istimewa)

PONTIANAK – Muhammad Farizi resmi dipercaya memimpin Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat setelah terpilih secara aklamasi dalam Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (12/7/2026).

Penetapan Farizi sebagai ketua menjadi agenda penutup rangkaian Temu Karya yang diawali dengan sidang pleno, dilanjutkan proses penetapan ketua terpilih, hingga penutupan kegiatan.

Dalam proses pencalonan, Muhammad Farizi telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua pada Jumat (10/7/2026). Ia memperoleh dukungan dari 11 pengurus Karang Taruna kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Dukungan tersebut mengantarkannya menjadi calon tunggal dan akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat melalui mekanisme aklamasi.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Farizi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Temu Karya yang telah menyukseskan jalannya kegiatan. Ia bersyukur seluruh tahapan pemilihan berlangsung lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan bersama.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Temu Karya, termasuk proses pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Kalbar dan konsolidasi bersama Karang Taruna kabupaten/kota, telah berjalan dengan baik hingga selesai,” ujarnya.

Farizi menilai tantangan yang dihadapi Karang Taruna ke depan cukup besar. Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan generasi muda.

Menurutnya, Karang Taruna harus hadir sebagai organisasi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan berbasis kepemudaan.

“Kami siap membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah agar berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Sebagai langkah awal setelah pelantikan, Farizi akan memprioritaskan pembentukan dan penataan struktur kepengurusan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Langkah tersebut dinilai penting agar roda organisasi dapat berjalan efektif dan memiliki arah yang jelas.

Selain itu, ia juga menargetkan penguatan kelembagaan hingga ke tingkat desa, RT, dan RW. Dengan struktur organisasi yang lebih solid, Karang Taruna diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara langsung, mengidentifikasi persoalan sosial di lingkungan masing-masing, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Harapan kami, Karang Taruna memiliki organisasi yang kuat hingga tingkat bawah sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Barat,” tutup Farizi. (rf)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan