Viral Minta Uang Parkir ke Pengantar Paket, Pria di Jalan Gajah Mada Pontianak Diamankan Polisi

Oknum Jukir di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak Diamankan Pihak Kepolisian. Minggu (7/6/2026) Foto : Istimewa

PONTIANAK – Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pria dan seseorang yang mengaku sebagai juru parkir di depan kantor JNE kawasan Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, viral di media sosial pada Sabtu (6/6/2026).

Dalam video yang beredar, perekam mengaku hanya singgah sebentar untuk mengantarkan paket di kantor JNE dan meninggalkan sepeda motornya kurang dari satu menit. Namun saat kembali, ia mendapati kendaraannya telah digeser oleh seorang pria yang kemudian meminta uang parkir.

Perekam mengaku keberatan memberikan uang parkir karena merasa hanya sebentar meninggalkan kendaraannya untuk mengurus pengiriman paket. Selain itu, pria yang meminta uang tersebut disebut tidak mengenakan atribut resmi sebagai juru parkir.

“Saya cuma masuk sebentar untuk antar paket, tidak sampai satu menit. Pas keluar motor sudah digeser dan diminta uang parkir. Saya keberatan karena saya merasa tidak menggunakan jasa parkir, apalagi yang meminta uang tidak memakai atribut resmi,” ujar perekam dalam video yang beredar.

Perdebatan pun terjadi di lokasi. Dalam rekaman tersebut, kedua pihak tampak saling mempertahankan pendapat masing-masing terkait permintaan uang parkir tersebut.

Video itu kemudian ramai diperbincangkan warganet dan memunculkan berbagai tanggapan terkait keberadaan juru parkir di sejumlah titik keramaian di Kota Pontianak.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Polsek Pontianak Selatan melalui Tim Enggang Selatan bergerak cepat melakukan penelusuran terhadap pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Pada Minggu (7/6/2026), pria yang mengaku sebagai juru parkir itu dijemput secara humanis dan dibawa ke Mapolsek Pontianak Selatan guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah, mengatakan pihaknya langsung merespons informasi yang berkembang di tengah masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Kami telah mengamankan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendalaman terkait informasi yang beredar di masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian terhadap setiap laporan maupun aduan masyarakat,” ujarnya.

Kapolsek menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Setiap informasi yang masuk akan kami tindak lanjuti secara cepat, profesional, dan proporsional. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.

Polisi saat ini masih melakukan pendalaman guna mengetahui secara utuh kronologi kejadian dan status pria yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk menyerahkan penanganan permasalahan kepada aparat penegak hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayah Kota Pontianak.

penulis : rm / editor : tim kalbarberbagi.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan