Kakek 79 Tahun yang Hilang Lima Hari di Sanggau Ditemukan Selamat di Kebun Sawit

Dugu (79) di Gendong Tim Sar Saat Evakuasi, Berhasil Ditemukan Dalam Keadaan Selamat pada Kamis (4/6/2026). Foto : Warga/ Diedit : Tim Kalbarberbagi.id

SANGGAU Operasi pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di wilayah Desa Pana, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, akhirnya membuahkan hasil. Setelah lima hari pencarian, Dugu (79) berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis (4/6/2026).

Korban merupakan warga Dusun Pana RT 001/RW 001, Desa Pana, Kecamatan Kapuas. Sebelumnya, Dugu dilaporkan tidak kembali ke rumah setelah pergi menuju kebun miliknya pada 30 Mei 2026 untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menurut informasi yang diterima Kantor SAR Pontianak, korban terakhir kali terlihat oleh warga di kawasan perkebunan karet sebelum akhirnya menghilang tanpa kabar.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya menerima laporan setelah upaya pencarian yang dilakukan keluarga dan masyarakat setempat belum membuahkan hasil.

“Korban terakhir kali terlihat oleh saksi mata berada di area perkebunan karet. Setelah itu korban tidak terlihat lagi dan hingga saat ini belum kembali ke rumah,” ujar I Made Junetra.

Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri di area kebun dan jalur yang biasa dilalui korban. Namun pencarian tersebut tidak menemukan keberadaan korban.

“Telah dilakukan pencarian oleh keluarga korban dan masyarakat sekitar dengan hasil nihil,” tambahnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak kemudian mengerahkan satu tim Rescue dari Pos SAR Sintang menuju lokasi kejadian pada Rabu (3/6/2026). Tim dilengkapi berbagai peralatan pendukung operasi seperti perlengkapan evakuasi, alat komunikasi, navigasi, hingga peralatan medis.

Operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sintang, aparat pemerintah setempat, keluarga korban, relawan, dan masyarakat sekitar. Tim melakukan penyisiran di area perkebunan, jalur setapak, hingga sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi titik keberadaan korban.

I Made Junetra menjelaskan bahwa proses pencarian menghadapi tantangan tersendiri karena area perkebunan yang luas serta kondisi vegetasi yang cukup rapat.

Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan secara maksimal hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada Kamis (4/6/2026) di kawasan kebun sawit yang masih berada di wilayah Desa Pana.

“Berkat koordinasi yang baik antara Tim SAR gabungan, aparat setempat, keluarga, dan masyarakat, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkap salah satu petugas di lapangan.

Penemuan korban disambut haru oleh keluarga dan warga yang sejak awal turut membantu proses pencarian. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan Tim SAR dalam menangani kasus orang hilang, khususnya di wilayah perkebunan yang memiliki medan cukup sulit dan luas.

penulis : MAM / editor : RF

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan