Wali Kota Pontianak Lepas Peserta MBCI Rally 3rd, Touring Lintas Negara Promosikan Wisata dan Persahabatan Regional
PONTIANAK, – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, secara resmi melepas peserta Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Rally 3rd yang memulai perjalanan touring lintas negara dari halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (19/5/2026).
Sebanyak 65 peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan menempuh rute perjalanan melintasi Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Touring komunitas motor besar itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpenggemar otomotif, tetapi juga membawa misi promosi wisata, memperkuat hubungan lintas negara, serta memperkenalkan potensi daerah, khususnya Kota Pontianak dan Kalimantan Barat, kepada masyarakat regional Asia Tenggara.
Dalam sambutannya, Edi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti MBCI Rally 3rd. Ia menilai perjalanan tersebut bukan sekadar touring jarak jauh, melainkan juga menjadi simbol persaudaraan, semangat kebersamaan, dan promosi daerah melalui komunitas otomotif.
“Ini perjalanan yang sangat jauh. Ada 65 peserta yang ikut dan mudah-mudahan selama perjalanan semuanya diberikan kesehatan serta keselamatan,” ujarnya.
Menurut Edi, kegiatan touring lintas negara memiliki nilai strategis karena mampu memperkenalkan daerah kepada komunitas internasional, khususnya negara-negara yang berada di kawasan Pulau Borneo dan Asia Tenggara.
Ia menjelaskan, Kalimantan Barat memiliki posisi geografis yang sangat menguntungkan karena berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia. Kondisi tersebut membuka peluang besar dalam pengembangan hubungan sosial, ekonomi, budaya, dan pariwisata antarwilayah.
“Alhamdulillah, Kalimantan Barat memiliki perbatasan darat dengan Sarawak. Ini memberikan akses yang sangat besar dan bermanfaat untuk berbagai sektor,” katanya.
Wali Kota Pontianak juga mendorong agar kegiatan komunitas seperti MBCI Rally dapat terus dikembangkan ke depan. Menurutnya, komunitas otomotif dapat menjadi bagian dari diplomasi masyarakat atau people-to-people diplomacy yang mampu mempererat hubungan persahabatan lintas negara.
Ia menilai kegiatan touring internasional dapat membawa dampak positif terhadap promosi pariwisata daerah karena peserta akan memperkenalkan Pontianak kepada komunitas otomotif dari berbagai negara yang mereka temui selama perjalanan.
“Komunitas otomotif juga bisa menjadi sarana mempererat hubungan antardaerah dan antarnegara melalui kegiatan positif seperti ini,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Motor Besar Club Indonesia Kalimantan Barat, Indra Kurnianto, mengatakan Pontianak dipilih sebagai titik awal keberangkatan MBCI Rally 3rd karena dinilai strategis untuk perjalanan lintas negara di kawasan Borneo.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Pontianak, aparat kepolisian, TNI, dan berbagai instansi terkait yang turut membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pontianak, Wali Kota Pontianak, Kapolresta Pontianak, unsur TNI, dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Indra menjelaskan, awalnya panitia hanya membuka kuota sebanyak 50 peserta. Namun, tingginya minat dari anggota komunitas motor besar membuat jumlah peserta terus bertambah hingga akhirnya ditutup pada angka 65 peserta.
Peserta touring berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain anggota komunitas dari Kalimantan Barat, kegiatan tersebut juga diikuti peserta dari Yogyakarta, Bogor, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, hingga Jawa Timur.
Menurut Indra, keberagaman peserta menunjukkan tingginya semangat persaudaraan dalam komunitas motor besar di Indonesia. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat jejaring komunitas otomotif nasional maupun internasional.
Rute perjalanan MBCI Rally 3rd dimulai dari Pontianak menuju Sri Aman di Sarawak, Malaysia. Selanjutnya, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Miri, kemudian menuju Brunei Darussalam sebelum kembali ke Sarawak melalui Sibu dan berakhir di Kuching.
Di Kuching, para peserta dijadwalkan menghadiri Bike Week Festival Motor Besar se-Asia Tenggara yang menjadi salah satu agenda otomotif terbesar di kawasan regional. Kegiatan tersebut mempertemukan komunitas motor besar dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Indra menyebutkan festival tersebut diperkirakan akan dihadiri ribuan kendaraan motor besar sehingga menjadi momentum penting bagi komunitas MBCI untuk memperluas jaringan dan mempererat hubungan antarkomunitas otomotif.
“Ini momen yang sangat besar dan kemungkinan dihadiri ribuan kendaraan motor besar dari berbagai negara,” jelasnya.
Selain memperkuat jejaring komunitas, partisipasi dalam festival otomotif internasional tersebut juga menjadi kesempatan memperkenalkan identitas daerah asal peserta, termasuk Pontianak dan Kalimantan Barat, kepada komunitas regional.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kuching, rombongan dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui jalur perbatasan Aruk, Kabupaten Sambas. Jalur tersebut dipilih untuk membentuk rute perjalanan melingkar atau rotasi 360 derajat dengan titik awal dan akhir di Kota Pontianak.
“Pulangnya kami akan melewati Aruk sehingga rutenya membentuk rotasi 360 derajat dan kembali lagi ke Pontianak. Insyaallah tiba pada Minggu, 24 Mei 2026,” katanya.
Perjalanan lintas negara tersebut diperkirakan menempuh ribuan kilometer dengan berbagai kondisi medan jalan. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga kondisi fisik dan mematuhi aturan keselamatan selama touring berlangsung.
Kegiatan MBCI Rally 3rd juga dinilai memiliki dampak positif terhadap promosi wisata berbasis komunitas atau community tourism. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara dapat membantu memperkenalkan destinasi wisata, budaya, dan kuliner lokal di setiap wilayah yang dilalui.
Pontianak sebagai titik awal keberangkatan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kota transit kegiatan touring internasional di kawasan Kalimantan. Infrastruktur jalan, akses perbatasan, dan posisi geografis menjadi keunggulan yang mendukung kegiatan tersebut.
Selain itu, kegiatan komunitas otomotif seperti MBCI Rally dinilai mampu membangun citra positif daerah sebagai kota yang terbuka terhadap aktivitas wisata, komunitas, dan hubungan internasional.
Pemerintah Kota Pontianak berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan karena tidak hanya memperkuat persaudaraan komunitas, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap promosi daerah dan pertumbuhan sektor pariwisata.
Dengan semangat kebersamaan dan persahabatan lintas negara, MBCI Rally 3rd diharapkan menjadi simbol kolaborasi komunitas otomotif dalam mempererat hubungan regional sekaligus memperkenalkan potensi Kalimantan Barat kepada masyarakat internasional.




