Kabut Asap Batasi Jarak Pandang, Satpolairud Mempawah Imbau Nelayan Tak Paksa Melaut
MEMPAWAH — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Mempawah meningkatkan patroli di sejumlah wilayah perairan Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, menyusul kondisi kabut asap yang membatasi jarak pandang, Senin (14/9/2026).
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian dalam patroli tersebut adalah perairan sekitar Pelabuhan Kijing. Saat pemantauan berlangsung, kawasan itu masih diselimuti kabut asap dengan jarak pandang yang terbatas.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko keselamatan bagi nelayan dan masyarakat yang menggunakan transportasi air, terutama ketika jarak pandang menurun.
Kasat Polairud Polres Mempawah, Iptu Suryadi, mengingatkan para nelayan agar tidak memaksakan diri beraktivitas di laut apabila kondisi cuaca dan jarak pandang dinilai membahayakan.
“Apabila cuaca tidak mendukung dan kabut asap masih tebal yang dapat membahayakan keselamatan, kami mengimbau kepada para nelayan untuk mengurungkan niat melaut,” ujar Iptu Suryadi.
Ia meminta masyarakat pesisir memperhitungkan kondisi perairan sebelum berangkat. Menurutnya, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama, bukan hanya hasil tangkapan atau kebutuhan aktivitas melaut.
Selain faktor gelombang dan cuaca, jarak pandang akibat kabut asap juga perlu diperhatikan oleh pengguna transportasi air. Kondisi tersebut dapat menyulitkan pengemudi atau nakhoda dalam melihat jalur pelayaran maupun objek di sekitar perairan.
Imbauan keselamatan ini turut disampaikan dengan mempertimbangkan adanya laporan insiden kapal penumpang Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang disebut hilang kontak di perairan Laut Jawa.
“Apalagi baru-baru ini ada Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin yang hilang kontak di perairan Laut Jawa. Kapal tersebut membawa 243 orang dan sempat melaporkan berlayar menghadapi cuaca buruk sebelum kemudian hilang kontak,” katanya.
Iptu Suryadi menegaskan, patroli perairan akan terus dilakukan untuk memantau situasi sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Mempawah.
“Kami dari Satpolairud akan terus gencar melakukan patroli perairan. Ini juga merupakan petunjuk dan arahan dari Bapak Kapolres, agar semua masyarakat merasa aman,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud juga mengingatkan masyarakat pesisir dan nelayan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca serta kondisi jarak pandang.
Masyarakat yang hendak melaut diharapkan memastikan kondisi cuaca memungkinkan, memperhatikan jarak pandang, serta tidak mengambil risiko apabila situasi dinilai dapat membahayakan keselamatan.
Patroli dan imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan aktivitas masyarakat di perairan Kabupaten Mempawah, khususnya selama kondisi kabut asap masih terjadi. (rf)





