Ditinggal Pemilik Berjualan, Rumah Warga Wajok Hulu Terbakar Usai Terdengar Ledakan dari Dapur

Petugas Polsek Jongkat melakukan pemeriksaan di lokasi rumah warga yang terbakar di Desa Wajok Hulu, Mempawah. Rabu (19/08/2026). (Dok. Polsek Jungkat)

MEMPAWAH – Satu unit rumah milik warga di Jalan Parit Brahima, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, terbakar pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik Tuti (45). Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena Tuti sedang pergi ke Sungai Ambawang untuk berjualan.

Kapolsek Jongkat Ipda Dwi Febrie Andika menerangkan, berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui setelah terdengar suara ledakan dari bagian dapur rumah.

“Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 12.00 WIB terdengar suara ledakan dari arah dapur. Setelah itu terlihat percikan api yang kemudian dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian rumah,” terang Ipda Dwi Febrie Andika.

Saksi bernama Jamaludin (65), yang berada di sekitar lokasi, kemudian bersama warga berupaya meminta bantuan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin meluas.

“Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan penyemprotan setelah tiba di lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB,” jelasnya.

Dalam proses pemadaman, sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan, di antaranya dua unit dari BPAJ Desa Jungkat, dua unit dari Jungkat Raya Desa Jungkat, serta satu unit dari BPAS Siantan, Kecamatan Pontianak Utara.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, seluruh isi rumah dilaporkan terbakar dan kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Untuk kerugian materiil sementara diperkirakan kurang lebih Rp300 juta,” kata Kapolsek Jongkat.

Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari kebocoran tabung gas di bagian dapur yang kemudian memicu ledakan dan menyebabkan api dengan cepat membesar.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendalaman pihak berwenang.

Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, mengamankan tempat kejadian perkara, serta melakukan pendataan terhadap pemilik rumah, saksi, dan kerugian materiil akibat kebakaran.

Kapolsek Jongkat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat menggunakan peralatan dan tabung gas di rumah.

“Untuk masyarakat, kami mengimbau agar selalu memastikan kondisi tabung dan regulator gas dalam keadaan baik serta segera memeriksa apabila tercium bau gas atau terdapat indikasi kebocoran,” pungkasnya. (rf)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan