Dukung Penuh Operasi Pencarian Helikopter PK-CFX, Pemkab Kubu Raya Terima Penghargaan dari Kantor SAR Pontianak

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam operasi pencarian Helikopter PK-CFX di wilayah Sekadau. Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (30/6/2026). Foto : Istimewa

KUBU RAYA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) atas kecelakaan Helikopter PK-CFX tipe Airbus EC130 T2 milik PT Matthew Air Nusantara mendapat apresiasi dari Kantor SAR Pontianak. Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan piagam penghargaan oleh Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung di Kantor Bupati Kubu Raya pada Selasa (30/6/2026). Piagam tersebut diserahkan secara langsung sebagai bentuk penghormatan atas dukungan aktif Pemerintah Kabupaten Kubu Raya selama berlangsungnya operasi pencarian helikopter yang mengalami kecelakaan di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk rasa terima kasih sekaligus pengakuan atas kontribusi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam membantu kelancaran operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur.

Menurutnya, dukungan yang diberikan pemerintah daerah tidak hanya berupa koordinasi, tetapi juga membantu memperlancar berbagai kebutuhan selama operasi pencarian berlangsung sehingga seluruh personel dapat bekerja secara maksimal di lapangan.

“Piagam penghargaan ini kami serahkan sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang telah memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan operasi pencarian Helikopter PK-CFX. Bantuan dan koordinasi yang diberikan menjadi bagian penting sehingga operasi pencarian dapat berjalan dengan baik sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” ujar I Made Junetra.

Ia menegaskan bahwa setiap operasi pencarian dan pertolongan merupakan misi kemanusiaan yang membutuhkan kerja sama lintas sektor. Oleh karena itu, keberhasilan sebuah operasi tidak hanya bergantung pada kemampuan Basarnas semata, melainkan juga ditentukan oleh sinergi seluruh pihak yang terlibat.

“Operasi SAR merupakan operasi kemanusiaan yang membutuhkan kolaborasi dari semua unsur. Basarnas tidak dapat bekerja sendiri. Keberhasilan suatu operasi adalah hasil dari sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, para relawan, hingga masyarakat yang bersama-sama memberikan dukungan sesuai kapasitas masing-masing,” katanya.

I Made Junetra juga mengungkapkan bahwa proses pencarian Helikopter PK-CFX menghadapi tantangan yang cukup berat. Lokasi jatuhnya pesawat berada di kawasan hutan dengan kondisi medan yang sulit dijangkau, sehingga membutuhkan koordinasi yang intensif, mobilisasi personel, serta dukungan logistik dari berbagai pihak.

Ia menyebutkan bahwa kondisi geografis yang cukup ekstrem menjadi salah satu faktor yang menguji kemampuan seluruh unsur SAR selama operasi berlangsung. Meski demikian, berkat komunikasi yang baik dan kerja sama yang solid, setiap tahapan operasi dapat dijalankan secara efektif.

“Medan pencarian di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Karena itu, koordinasi yang cepat, dukungan pemerintah daerah, serta keterlibatan seluruh unsur menjadi faktor yang sangat menentukan kelancaran operasi di lapangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara Kantor SAR Pontianak dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam operasi pencarian kecelakaan transportasi, tetapi juga dalam berbagai penanganan bencana maupun kondisi darurat lainnya.

“Kami berharap sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus dipertahankan bahkan semakin ditingkatkan. Semoga kerja sama antara Kantor SAR Pontianak dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya semakin solid dalam menghadapi berbagai operasi pencarian dan pertolongan maupun penanganan keadaan darurat di masa yang akan datang,” tuturnya.

Piagam penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menjadi simbol penghormatan atas partisipasi aktif pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan operasi kemanusiaan. Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk pengakuan bahwa keberhasilan operasi SAR merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi teknis, relawan, hingga masyarakat.

Melalui penghargaan tersebut, diharapkan kolaborasi antarlembaga dalam penanganan situasi darurat dapat terus terpelihara sehingga setiap operasi pencarian dan pertolongan di Kalimantan Barat dapat terlaksana secara lebih cepat, efektif, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. (rf)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan