Cuaca Kering Diprediksi Berlanjut, Bupati Mempawah Minta Perusahaan Perkuat Antisipasi Karhutla
MEMPAWAH — Pemerintah Kabupaten Mempawah meminta seluruh perusahaan yang menjalankan aktivitas usaha di wilayah Kabupaten Mempawah, khususnya sektor perkebunan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Imbauan tersebut disampaikan Bupati Mempawah, Hj. Erlina, menyusul prakiraan kondisi cuaca kering yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa pekan ke depan berdasarkan analisa BMKG Kalimantan Barat.
Erlina menilai kondisi tersebut perlu disikapi dengan langkah pencegahan yang lebih maksimal. Perusahaan diminta tidak hanya mengandalkan penanganan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi memperkuat sistem pengawasan dan deteksi dini di wilayah operasional masing-masing.
“Saya meminta seluruh pihak perusahaan, terutama pengelola perkebunan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah pencegahan maupun penanganan Karhutla di wilayah Mempawah,” ujar Erlina, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, kesiapan perusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko meluasnya kebakaran. Karena itu, sarana dan prasarana pemadaman harus dipastikan tersedia serta dapat digunakan sewaktu-waktu.
“Perusahaan harus mengoptimalkan pengawasan di wilayah kerjanya, meningkatkan kesiagaan personel, serta memastikan sarana prasarana pemadaman dalam kondisi siap digunakan,” tegasnya.
Erlina juga meminta perusahaan meningkatkan patroli dan pemantauan terhadap kawasan yang memiliki potensi rawan terbakar. Apabila ditemukan titik api, penanganan diharapkan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum api berkembang dan menjalar ke kawasan lainnya.
Ia menambahkan, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat. Dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan memiliki peran yang sama dalam menjaga lingkungan.
“Sinergi pemerintah dengan sektor swasta menjadi kunci. Kami berharap perusahaan menunjukkan tanggung jawabnya, terutama dalam menjaga kawasan operasional masing-masing agar tetap aman dari ancaman Karhutla,” katanya.
Selain meminta perusahaan meningkatkan kesiapsiagaan, Bupati Mempawah juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun asap di kawasan yang berpotensi menjadi titik api.
Di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering, Erlina turut mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan.
“Kepada masyarakat, mari kita tetap waspada, menjaga kesehatan, dan bersama-sama berdoa agar hujan segera turun sehingga kondisi cuaca kembali normal,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, aparat keamanan, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan Karhutla sekaligus meminimalkan dampak apabila kebakaran terjadi. (rf)





