Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Sambas Besar pada Hari Kedua Pencarian

Tim SAR gabungan menyisir Sungai Sambas Besar menggunakan perahu karet dalam upaya pencarian korban tenggelam di Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas. Rabu (19/08/2026). (Dok. Istimewa)

SAMBAS – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Sambas Besar, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Rabu (19/8/2026).

Korban diketahui bernama Alvin (23), warga Dusun Sekampung Sabing, RT 01/RW 01, Desa Sabing, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 13.05 WIB di lokasi yang tidak jauh dari titik awal kejadian.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada pukul 13.05 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan pada koordinat 1°25’54” LU – 109°18’42” BT atau sekitar 300 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian,” ujar I Made Junetra.

Setelah ditemukan, tim gabungan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban. Jenazah kemudian dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Operasi pencarian melibatkan unsur SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor SAR Pontianak, TNI, Polri, BPBD, aparat desa, serta masyarakat setempat. Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran di permukaan sungai dan pemantauan di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus.

Menurut I Made Junetra, setelah korban berhasil ditemukan, seluruh unsur yang terlibat melakukan evaluasi bersama terkait pelaksanaan operasi pencarian.

“Berdasarkan hasil koordinasi dan evaluasi bersama seluruh unsur SAR, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama pada kondisi arus yang deras maupun cuaca yang kurang mendukung.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika beraktivitas di sungai. Apabila terjadi kondisi yang membahayakan keselamatan manusia, segera laporkan melalui layanan darurat 115 agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Sungai Sambas Besar resmi berakhir dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (rf)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan