SPPG Desa Parit Banjar Ditinjau Lintas Sektor, Perbaikan IPAL dan Kebersihan Mendapat Apresiasi

Sejumlah stakeholder mengikuti diskusi dan evaluasi bersama saat kegiatan Visit to SPPG Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Kamis (6/8/2026). (Dok. Istimewa)

MEMPAWAH – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Visit to SPPG Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga petugas puskesmas. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), proses produksi makanan hingga pendistribusian menu Program MBG.

Kunjungan lintas sektor ini juga menjadi bagian dari upaya evaluasi dan pengawasan agar pelayanan SPPG di Desa Parit Banjar dapat terus ditingkatkan, khususnya dari sisi kebersihan, pengelolaan limbah, proses pengolahan makanan serta pemenuhan kebutuhan gizi bagi penerima manfaat.

Perwakilan Camat Mempawah Timur, Nanang Kosim, mengatakan berdasarkan hasil peninjauan, kondisi SPPG saat ini dinilai sudah memenuhi standar dan telah mengalami sejumlah perbaikan.

“Sudah standar dan sudah ada perbaikan. Mudah-mudahan ke depannya harus menjaga kebersihan dan bekerja sama untuk saling mengingatkan agar menjadi lebih baik,” ujar Nanang.

Sementara itu, Kepala Desa Parit Banjar, Marlito, mengatakan pihak pemerintah desa bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas puskesmas turut melakukan peninjauan langsung ke lokasi SPPG yang berada di wilayah desanya.

Menurutnya, terdapat perbaikan pada sistem pengelolaan limbah atau Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), termasuk pembangunan sumur resapan sebagai salah satu langkah menindaklanjuti keluhan masyarakat sebelumnya.

“Setelah kami dari pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan petugas puskesmas mengunjungi lokasi SPPG di wilayah desa kami, saya melihat sekarang sudah ada perbaikan IPAL dan masalah kebersihannya juga sudah baik,” kata Marlito.

Ia menegaskan, keberadaan SPPG sebagai bagian dari pelayanan publik perlu terus dipantau dan dievaluasi. Terlebih, makanan yang disiapkan diperuntukkan bagi anak-anak sekolah sehingga aspek kebersihan dan kandungan gizi menjadi perhatian penting.

“Ke depannya harus lebih ditingkatkan karena SPPG merupakan pelayanan publik yang memang harus kita pantau. Kemarin ada keluhan masyarakat soal IPAL, sekarang pihak SPPG sudah membuat sumur resapan dan keluhan masyarakat juga sudah langsung dikerjakan,” ujarnya.

Marlito juga berharap menu makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak sekolah serta memenuhi nilai gizi yang diperlukan.

“Untuk makanan yang diperuntukkan bagi anak-anak sekolah, ya harus disesuaikan dan memenuhi nilai gizi,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Babinsa Parit Banjar, Dedi. Ia menilai kondisi SPPG saat ini sudah mengalami perbaikan dibandingkan sebelumnya.

“Alhamdulillah, sekarang ini sudah lebih baik. Kalau ada kritik dan saran, ya harus ditingkatkan karena ini merupakan program mulia dari pemerintah,” kata Dedi.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Parit Banjar, Taufik, mengatakan pihaknya juga telah mengecek dan berkeliling di sekitar lokasi SPPG untuk memastikan kondisi pelayanan dan lingkungan di sekitar fasilitas tersebut.

Menurutnya, berdasarkan hasil peninjauan, kondisi SPPG saat ini sudah lebih baik dan dinilai telah berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Alhamdulillah, sekarang sudah baik dan sesuai SOP. Yang pasti, semoga ke depannya pelayanan dan makanan terus dijaga. Harus lebih banyak inovasi lagi, terutama dalam pelayanan. Untuk masalah IPAL, untuk sekarang sudah baik,” ujar Taufik.

Kegiatan Visit to SPPG tersebut diharapkan dapat menjadi sarana koordinasi sekaligus evaluasi bersama antarinstansi. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan Program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang aman, bersih dan memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anak penerima manfaat.

Dengan adanya pengawasan dan evaluasi secara berkala, SPPG Desa Parit Banjar diharapkan dapat terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan demi mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas. (rf)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan